Jumat, 30 Januari 2015

polusi di jalanan

Di zaman yang semakin berkembang, mobilitas penduduk akan semakin tinggi sehingga kebutuhan akan transportasi menjadi semakin meningkat. Di Indonesia perkembangan volume lalu lintas perkotaan mencapai 15% per tahun. Walaupun hal ini menandakan sebuah kemajuan dalam bidang ekonomi, namun ternyata perkembangan sektor transportasi malah dapat berdampak negatif terhadap lingkungan. Hal ini karena dengan meningkatnya penggunaan alat transportasi maka meningkat pula polusi yang terjadi di jalanan.
Polusi merupakan proses timbulnya polutan. Polutan sendiri merupakan substansi yang karena keberadaannya atau pun karena jumlahnya yang berlebihan dapat menimbulkan gangguan bagi manusia maupun lingkungan sekitarnya. Polusi yang terjadi di jalan biasa disebut polusi jalanan, polusi ini timbul terutama akibat penggunaan kendaraan bermotor serta akibat adanya tindakan yang kurang berwawasan lingkungan dari masyarakat yang tinggal di dekat jalan tersebut.

Polusi Udara

Jalan dimana fungsinya sebagai tempat kendaraan untuk berlalu lintas memang menjadi tempat yang subur untuk terjadinya polusi udara, dimana polusi ini disebabkan akibat emisi dari penggunaan bahan bakar fosil sebagai sumber energi utama kendaraan. Di kota-kota besar polusi jalanan merupakan sumber pencemaran udara terbesar dimana 70% dari pencemaran tersebut diakibatkan oleh aktivitas kendaraan bermotor.
Polusi dari asap yang dihasilkan oleh kendaraan berupa kandungan karbon dioksida, karbon monoksida, sulfur dioksida, nitrogen oksida, serta partikel SPM, dimana zat-zat polutan tersebut bisa berdampak buruk terhadap kesehatan serta lingkungan. Misalnya gas karbon monoksida yang dapat menyebabkan kematian bagi orang yang menghirupnya, dalam beberapa kasus telah banyak orang yang meninggal akibat tertidur dalam mobil menyala yang kacanya tertutup rapat. Gas lain seperti karbon dioksida merupakan salah satu penyebab terjadinya global warming sedangkan sulfur dioksida dan nitrogen oksida merupakan penyebab terjadinya hujan asam.
Di Indonesia dan negara-negara berkembang lain pada umumnya, polusi dari asap kendaraan ini jauh lebih parah daripada negara maju, hal tersebut terjadi karena kendaraan yang digunakan di negara maju lebih ramah lingkungan daripada kendaraan yang dipakai di negara berkembang. Di negara maju kendaraan yang sudah berusia lebih dari 10 tahun biasanya tidak akan dipakai lagi karena pembakaran yang dihasilkan kendaraan tua tidak sesempurna saat kendaraan tersebut pertama kali dibeli, selain itu karena memang di negara maju uji emisi kendaraan dilakukan dengan sangat ketat dengan standar emisi yang kecil. Berbeda halnya dengan di negara berkembang yang karena keadaan ekonomi membuat banyak masyarakatnya harus tetap menggunakan kendaraan yang telah tua. Di Indonesia sendiri misalnya banyak yang masih menggunakan sepeda motor 2 tak yang lebih banyak menghasilkan polusi daripada sepeda motor yang bermesin 4 tak. Selain itu pemerintah yang tidak begitu serius menerapkan standar emisi membuat banyak masyarakat tidak peduli akan emisi kendaraan mereka, bahkan banyak remaja yang berani memodifikasi motornya walaupun tahu bahwa hasil modifikasinya akan membuat kendaraannya semakin banyak menimbulkan emisi, seperti misalnya dengan modifikasi knalpot menjadi lebih pendek atau dengan menghilangkan saringan udara masuk, padahal saringan dan desain knalpot memang diperuntukkan untuk memaksimalkan pembakaran dan mengurangi emisi kendaraan seminimal mungkin.
Selain dari asap kendaraan bermotor, debu yang terdapat di jalanan juga dapat menimbulkan polusi udara. Debu jalanan banyak dijumpai di jalanan yang trotoarnya hanya dari tanah. Debu walaupun terlihat sepele sebenarnya juga bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Dalam beberapa kasus debu yang disertai asap kendaraan telah terbukti mampu memicu memicu timbulnya asma dan penyakit paru lain dalam jangka panjang. Selain itu debu tentunya akan membuat kulit menjadi kotor yang jika dibiarkan akan menumpuk menjadi komedo pada wajah serta flek-flek hitam. Ironisnya orang-orang banyak yang menghindari polusi dari asap dan debu jalanan dengan menggunakan mobil pribadi walaupun mobil itu hanya dipakai sendirian, hal tersebut tentunya akan semakin menambah jumlah emisi gas kendaraan yang dihasilkan.
Untuk mengurangi dampak buruk dari polusi udara tersebut maka ada beberapa upaya yang dapat dilakukan misalnya dengan menggunakan sepeda atau berjalan kaki saat berpergian, menyekolahkan anak di sekolah yang dekat dengan rumah, mengurangi acara berpergian yang tidak terlalu penting, hindari penggunaan mobil jika hanya untuk berpergian sendiri, serta hal sederhana lain yang walaupun terlihat sepele namun sebenarnya memiliki dampak yang besar untuk mengurangi polusi udara.

Polusi Sampah

Sampah memang menjadi masalah yang seakan-akan tidak pernah terselesaikan di Indonesia. Metode pengolahan sampah yang kurang efisien serta sikap tak acuh masyarakat menjadi penyebabnya. Sampah ini selain menimbulkan pemandangan dan bau yang tidak sedap, sampah juga menjadi tempat berkembangnya kuman penyakit serta penyebab utama timbulnya banjir di kota-kota besar. Permasalahan sampah di jalanan biasanya banyak ditemukan di sepanjang jalanan yang padat penduduk, jalan yang banyak terdapat penjual kaki lima, pasar tradisional, serta beberapa titik di unit penampungan sampah.

Pasir dan Genangan Air

Untuk menikmati suatu perjalanan tentunya diperlukan jalanan yang aman dan nyaman, namun di terkadang pengendara kendaraan harus berhadapan dengan jalanan yang rusak, dan ekstrim. Jalanan yang mengganggu kenyamanan dan kenyamanan bisa berupa jalanan yang berpasir, tergenang air, serta jalanan yang tidak rata. Jalanan berpasir banyak ditemui pada jalur-jalur pengangkutan galian C, sedangkan jalanan yang tergenang air bisa terjadi akibat masyarakat atau pedagang kaki lima yang sembarangan menyiram air ke jalanan atau akibat saluran air yang bocor. Biasanya jalanan yang berpasir selalu disertai dengan jalanan yang rusak dan tidak rata, hal tersebut terjadi karena kendaraan yang mengangkut bahan galian C yang berat akan membebani jalanan, begitu pula dengan jalanan yang tergenang air, jalan yang tergenang air akan lebih mudah rusak akibat pemanasan yang tidak merata antar bagian jalan satu dengan yang lain. Keadaan jalan yang rusak tentunya akan mengancam keselamatan dari pengguna jalan, pengendara bisa mengalami selip dan jatuh, bahkan banyak yang sampai mengakibatkan kematian. Selain faktor keselamatan, jalan yang rusak akan menyebabkan kerugian materi yang cukup besar, karena jalan yang rusak akan membuat kendaraan menjadi lebih cepat rusak pula.

Polusi Suara

Polusi suara pada jalanan bisa berupa suara bising yang ditimbulkan oleh kendaraan bermotor. Keadaan yang bising ini tidak hanya mengganggu para pengguna jalan raya melainkan juga masyarakat yang tinggal atau rumahnya berada di pinggir jalan. Kebisingan ini bisa berdampak terutama pada keadaan psikis seseorang karena keadaan yang tidak nyaman akibat kebisingan dapat meningkatkan stress sehingga tidak jarang orang yang tinggal dekat jalan raya cenderung lebih mudah marah dan menderita stress daripada mereka yang tinggal jauh dari kebisingan jalan raya. Keadaan paling stress di jalanan bisa dirasakan saat suasana macet dimana suara dari mesin, klakson yang saling bersahutan, suara sumbang dari pengamen, belum ditambah panas terik matahari akan benar-benar membuat down mental dari pengendara.
Untuk mengurangi dampak tersebut, sebenarnya perusahaan kendaraan bermotor berupaya untuk semakin membuat kendaraan yang mereka produksi menghasilkan bunyi seminimal mungkin, selain untuk memaksimalkan energi yang dihasilkan kendaraan tersebut, karena dengan mengurangi bunyi termasuk energi, dengan mengurangi energi bunyi maka energi gerak kendaraan dapat dimaksimalkan. Namun sayangnya banyak pengguna kendaraan yang malah mempreteli kendaraan mereka dengan mengganti knalpot yang lebih bising hanya untuk menarik perhatian. Untuk itu sudah seharusnya dibuatkan peraturan yang mengatur batas ambang suara yang boleh dihasilkan kendaraan seperti halnya dengan uji emisi.

Pemandangan Tidak Sedap

Pemandangan tidak sedap di jalanan juga bisa dikatakan sebagai polusi karena dapat mengganggu kenyamanan berkendara serta orang yang tinggal di sekitarnya. Pemandangan yang tidak sedap misalnya akibat adanya pengamen, pedagang kaki lima, tumpukan sampah, atau bahkan karena baliho serta spanduk yang berlebihan yang sangat tidak sesuai dengan tata kota berwawasan lingkungan. Seperti halnya kebisingan, pemandangan yang tidak nyaman ini dapat memicu stress pada pengendara. Untuk itu sudah seharusnya satpol PP semakin giat untuk melakukan berbagai tindakan untuk mengurangi jumlah pengamen, pedagang kaki lima serta spanduk yang yang mengganggu kenyamanan dalam tata kota.


sumber : http://ilmukesmas.com/polusi-jalanan/

taktik menghilangkan rasa malas

banyak hal yang di alami manusia tentunya rasa malas yang sebuah hal mutlak yang ada dalam diri manuisa sebagai pemilik rasa malas.dan ada pun pembahasan lainnya :
Malas adalah hal yang wajib untuk diperhatikan, jika tidak maka bisa membawa dampak negatif terhadap karir, pendidikan bahkan kesehatan Anda. Oleh karena itu tepat pada postingan ini saya ingin mengulas sedikit cara mengatasi rasa malas
Untuk mempersingkat waktu, berikut ini cara mengatasi rasa malas yang bisa Anda terapkan:

1. Menata Hidup

Rasa malas terkadang muncul akibat pola hidup yang tidak teratur dan berantakan. Kita ambil contoh seseorang yang tidak merapikan tempat tidur ketika bangun pagi, membersihkan ruangan kerja, meja kerja yang mana material penumpangnya tidak tertata rapi, penyimpanan dokumen atau arsip yang tidak terorganisir, catatan yang berantakan, dan masih banyak lagi.
Jika sudah demikian dan telah berlangsung lama tanpa disadari akan membuat diri Anda menanam rasa malas yang akut, oleh karenanya mulai sekarang pastikan bahwa segala sesuatu yang berantakan dalam hidup Anda disusun atau ditata menjadi lebih rapi dan teratur. Buatlah jadwal kegiatan harian Anda sedetil mungkin, dan jika Anda melihat suatu benda yang berantakan, beranikan diri untuk mengembalikan posisi benda tersebut ke tempat yang semestinya.

2. Kerjakan Hal Yang Sulit Dipagi Hari

cara menghilangkan rasa malasPagi hari adalah jam - jam dimana otak berkonsentrasi tinggi dan tubuh lagi berkobar semangatnya. Biasakan ketika Anda bangun pagi, sarapan, dan mandi, langsung kerjakan hal yang menurut Anda sulit di pagi hari. Jangan ditunda hingga siang hari, apalagi sampai larut malam.
Jika banyak menunda sesuatu tentu akan menumpuk beban pikiran dan pekerjaan, ujung-ujungnya Anda menjadi malas untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut. Dan yang lebih parahnya lagi, di esok harinya pula Anda bisa lebih malas karena pekerjaan dihari sebelumnya belum terselesaikan.

3. Hilangkan Kebiasaan Duduk di Sofa atau Berbaring di Tempat Tidur sebelum Waktu Istirahat

Cara Menghilangkan Rasa Malas
Apabila kiranya masih ada beberapa tugas yang harus diselesaikan, maka percepat pengerjaannya. Disamping itu jangan pernah Anda duduk di sofa untuk meluruskan kaki atau berbaring di ranjang, meski alasannya untuk beristirahat sejenak.

Tanpa Anda sadari, kegaitan tesebut dapat memancing rasa malas yang benar-benar sulit untuk diusir, apalagi jika Anda duduk di sofa sambil nonton TV, tugas Anda yang semestinya selesai hari ini malah terbengkalai akibat Anda sudah lebih dulu beristirahat sebelum waktunya.

4. Berikan Motivasi Pada Diri Sendiri

cara mengatasi rasa malasAnda harus bisa memotivasi diri untuk menjauhi rasa malas. Seperti misalnya Anda perlu mandi pagi di hari libur, biasanya rasa malas sering muncul dengan berbagai alasan. Disaat seperti ini Anda tidak bisa mengikuti keinginan buruk tersebut, yakinkan diri bahwa mandi di pagi hari meski saat libur adalah hal yang wajib dan mempunyai manfaat positif terhadap diri Anda.
Dengan begitu maka lambat laun rasa malas akan pergi dan Anda akan mengerjakan hal yang tadinya terasa sulit menjadi lebih ikhlas atau sukarela. Jika masih belum bisa, minta bantuan orang terdekat untuk memotivasi Anda agar dapat mengusir rasa malas.

5. Pede Untuk Menghadiahi Diri Sendiri

cara mengatasi rasa malasSetiap Anda berhasil mengerjakan sesuatu tanpa didampingi rasa malas, jangan sungkan untuk memberikan hadiah kecil kepada diri Anda sendiri. Seperti misalnya Anda bisa bangun pagi tanpa bermalas-malasan, beri ucapan selamat pada diri Anda dan berikan sesuatu pada diri Anda karena berhasil mengatasi rasa malas tersebut.

Katakan pada diri Anda setiap kali berhasil menjalani suatu kegiatan tanpa rasa malas: “Apabila saya berhasil menyelesaikan pekerjaan ini tepat waktu, saya akan mencicipi makanan favorit berupa ....... di ........ sebagai hadiah untuk diri saya sendiri”.

6. Olahraga rutin

cara menghilangkan rasa malasOlahraga merupakan kebutuhan pokok setiap manusia, jika setiap hari Anda rajin berolahraga maka rasa semangat yang tertanam dalam tubuh seakan tak ada habisnya. Rasa malas juga bisa terjadi akibat tubuh kekurangan asupan nutrisi berupa vitamin dan kurangnya olahraga. 


Maka dari itu, dalam sehari luangkan sedikit waktu, misalnya di pagi hari untuk berolahraga ringan seperti jogging selama 15 menit. Jika tidak ingin bosan, dalam seminggu bisa Anda variasikan dengan berenang, main futsal bareng teman ataupun jenis olahraga menyenangkan lainnya.

Cara Menghilangkan Rasa Malas Belajar

Saat belajar, rasa ngantuk dan malas terkadang juga ikut serta untuk mengambil alih konsentrasi Anda. Tapi Anda tak perlu khawatir karena tips mengatasi rasa malas ketika belajar juga ada, berikut ini diantaranya:

7. Malas Belajar Karena Ngantuk

cara menghilangkan rasa malasJika dalam belajar Anda mulai merasa ngantuk, caranya mudah. Anda hanya perlu membasuh muka dengan air dingin atau jika tubuh terasa gerah bahkan berkeringat, hentikan sejenak proses belajar Anda lalu mandi, sehabis mandi lanjutkan kembali hingga materi pelajaran yang sedang Anda bahas selesai.

8. Ganti Posisi Duduk

cara menghilangkan rasa malasJika Anda mulai tidak nyaman dengan posisi duduk Anda. Berdirilah selama beberapa detik, kemudian duduk kembali dan rubah posisi duduk dari yang sebelumnya. Jika perlu, sangat dianjuirkan untuk mengganti bangku atau kursi Anda.


9. Pindah Lokasi Belajar

cara menghilangkan rasa malasRuangan yang digunakan untuk belajar berjam-jam akan memicu rasa malas dan bosan. Maka dari itu segera siasati dengan berpindah lokasi belajar, misalnya Anda beralih dari kamar tidur ke ruang tamu, tapi jangan sampai ke dapur, memangnya mau masak. 

10. Relaksasi

cara menghilangkan rasa malasOtak yang dipaksa terus menerus bisa terbebani dan lama-lamaan dapat membuyarkan konsentrasi. Untuk mengatasi rasa penat tersebut, Anda bisa melakukan relaksasi atau penyegaran selama beberapa menit. Misalnya mendengarkan musik klasik, jalan-jalan di taman yang udaranya sejuk atau memandangi ombak di pantai bagi Anda yang tinggal di pesisir.














sumber :http://cakrawalasehat.blogspot.com/2014/06/cara-menghilangkan-rasa-malas.html

cara berwirausaha

Kalau Anda melihat Bill Gates atau Mark Zuckenberg, pasti Anda tergiur dengan kekayaan mereka yang luar biasa. Tapi sadarkah Anda, bahwa mereka juga memulai semuanya dari usaha kecil mereka. Dan tak satupun dari mereka yang menduga bakal mencetak keberhasilan seperti sekarang.

Nah tentunya merekapun sama seperti kita manusia biasa yang mempunyai mimpi namun dia bergerak langsung untuk membuat sebuah usaha.perusahaan pemula yang berubah menjadi perusahaan sukses bernilai miliaran bahkan triliunan, dalam dunia bisnis tak bedanya dengan pemenang lotere. Meletakkan semua uang Anda dan berharap mendapatkan jackpot, Anda justru bakalan terpuruk.

Berikut 10 aturan untuk memulai usaha kecil. Daftar ini lebih untuk membuat Anda menyadari kenyataan yang ada, ketimbang gila-gilaan mengejar impian terdahsyat Anda dalam berbisnis.

Lebih realistis. Saat membuat model bisnis, coba lihat ke sekeliling dan cari contoh sukses dari model bisnis yang Anda kehendaki, lalu pelajari. Bila Anda tak dapat menemukan, entah Anda yang luar biasa jenius, atau model bisnis Anda tidak bakal berhasil di dunia nyata.

Jangan menginvestasikan uang sendiri. Karena kebanyakan bisnis adalah perjalanan yang berisiko, carilah partner. Jadi, jika semuanya tidak berjalan semua rencana, Anda tidak bakal bangkrut karena dana start-up tadi, dan tidak dikejar utang.

Perbudak diri sendiri. Jika Anda tidak bersedia bekerja keras, lembur, melupakan keuntungan pribadi dan kesehatan, maka wirausaha bukan untuk Anda. Pada awalnya, Anda pasti tidak akan mampu membayar karyawan, sekalipun karyawan yang murah. Jadi, karyawan Anda, adalah Anda sendiri.

Hargai waktu. Beri nilai uang pada waktu Anda, misalnya Rp20 ribu perjam. Ini akan membantu saat Anda harus mengambil keputusan: Bila sebuah toko mengenakan biaya Rp10 ribu untuk pengiriman setiap minggu, dan Anda membutuhkan waktu 2 jam untuk pergi ke toko tersebut sendiri, maka bayar terus ongkos kirim dari perusahaan tersebut, karena lebih murah. Ini mungkin bertentangan dengan aturan ke 3, tapi bahkan budak sekalipun juga memiliki nilai ekonomi.

Rekrut karyawan dengan baik. Tanpa memedulikan ukuran usaha Anda, pada akhirnya Anda akan merekrut karyawan dari luar. Untuk itu, lakukan proses rekrutmen dengan hati-hati, tanpa tergesa-gesa, dan perlakukan hal tersebut sepenting saat Anda memulai usaha. Sangat disayangkan sikap pemilik usaha yang punya visi untuk usahanya, tapi merekrut karyawan yang justru menghalanginya meraih visi tersebut.

Jual kelebihannya, bukan harganya. Saat Anda memulai usaha, sudah sewajarnya Anda frustasi memasarkannya.Tapi, jika Anda bersaing pada harga, Anda pada akhirnya kan menjual dengan harga pas-pasan atau bahkan di bawah modal. Kuasai keahlian berkomunikasi dengan pelanggan, untuk menjelaskan bahwa harga produk Anda lebih tinggi karena memiliki nilai yang lebih baik.

Ketahui angka dasar. Mengetahui berapa banyak uang yang Anda butuhkan untuk menjalani usaha – mulai dari sewa toko, listrik, asuransi karyawan, sampai harga tinta printer, kertas, dan pajak. Lalu bagi semua itu dengan berapa hari dalam setahun Anda akan buka, dan… itulah angka dasar – jumlah minimum pendapatan yang Anda butuhkan setiap hari. Jika Anda tidak pernah berpikir tentang angka dasar, coba pikir ulang.

Gunakan teknologi terbaru. Teknologi anyar seperti aplikasi dan penyimpaanan data dengan cloud technology sangat murah dan membuat perusahaan kecil dapat bersaing dengan perusahaan besar. Manfaatkan teknologi rendah biaya yang ada di pasaran.

Perlakukan vendor dengan baik. Perlakukan vendor dan suplier Anda sebaik mungkin, seperti halnya Anda memperlakukan para pelanggan. Mereka bisa saja memberikan diskon berdasarkan besarnya volume pemesanan Anda, atau bahkan demi menjaga hubungan baik, serta berharap ada peningkatan volume di masa mendatang. Hubungan yang baik membuat mereka juga dapat memahami keterlambatan pembayaran, bahkan memberikan pengiriman gratis.

Jadilah yang terbaik. Anda tidak boleh setengah-setengah.Setiap hal yang Anda lakukan untuk klien harus lah yangterbaik. Apapun yang Anda buat dan jual, haruslah yang terbaik. Lakukan itu terus menerus, dan kekuatan word of mouth akan menyebar.   

semoga bermanfaat !


(Sumber: The Washington Post/Slate Magazine)
               http://www.readersdigest.co.id/uang/investasi.dan.bisnis/10.tip.memulai.usaha.kecil.dan.meraih.sukses/004/001/52

Senin, 26 Januari 2015

fakta tentang pt semen holcim

Perkembangan industri yang bergerak di bidang pembangunan yang sedang melaju pesat di Indonesia mengakibatkan beberapa perusahaan luar negeri turut melirik peluang ini untuk turut meramaikan dan berpartisipasi dalam menanam usaha. Indonesia yang saat ini sedang malakukan desentralisasi pembangunan mengakibatkan banyak berdirinya pabrik-pabrik semen secara menyeluruh dan menjangkau wilayah-wilayah terluar. Selain karena alasan desentralisasi pembangunan, banyaknya perusahaan yang mendistribusikan semen ke wilayah terluar adalah dampak dari persaingan yang ketat yang sedang terjadi di industri ini.

Dengan berkembang pesatnya persaingan ini. PT Holcim Indonesia mulai menanam modalnya di Indonesia. Holcim Indonesia memiliki produksi tahunan sekitar 7 juta ton klinker dan semen yang merupakan kombinasi dari semen berkualitas tinggi dalam berbagai sak dan curah baik untuk pelanggan domestik maupun pasar ekspor di regional. Dengan semangat industri, pemberdayaan, dan pelestarian, PT Holcim Indonesia memiliki beberapa keunggulan terutama dibidang teknologi ramah lingkungan dan program-program pembersihan udara seperti Geocycle.

Perusahaan ini adalah sebuah perusahaan semen di Indonesia. Perusahaan ini awalnya bernama PT Semen Cibinong Tbk yang didirikan pada tahun 1971. Holcim kemudian membeli sebagian sahamnya pada 13 Desember 2001. Holcim Indonesia memiliki dua pabrik yaitu pabrik Narogong dan pabrik Cilacap dengan kapasitas maksimum 7,9 juta ton per tahun Per Juli 2008. Selain itu diproyeksikan bahwa Holcim Indonesia akan segera beroperasi di Tuban Jawa Timur dengan membangun pabrik ketiga.
Kepemilikan saham Holcim Indonesia adalah Holcim Ltd (Swiss) sebesar 77,33% dan publik sebesar 22,7%. Perusahaan ini mulai dimiliki Holcim, salah satu perusahaan semen terbesar di dunia sejak 13 Desember 2001. Pergantian nama perusahaan dilakukan pada 1 Januari 2006. PT Holcim Indonesia merupakan anak cabang yang ada di Indonesia, selain itu juga terdapat cabang lain PT Holcim yang tersebar di 70 negara seperti diAustralia, Mexico, Jerman dan bebrapa Negara lainnya. Holcim Ltd berdiri di Switzerland pada tahun 1912.

A. Produsen semen sekaligus penyedia jasa kontraktor
Semen Holcim, karena memandang bahwa saat ini masyarakat yang akan membangun properti maupun badan pemerintah yang sedang menyelenggarakan proyek seperti pembangunan jalan akan lebih memilih cara yang simpel, maka muncul sebuah ide inovatif untuk membuat program paket pembangunan. Jadi, meski PT Holcim Indonesia merupakan produsen semen, PT ini juga menawarkan kepada konsumen sebuah paket penyedia semen, material, dan sekaligus jasa pembangunan.
Produsen yang menyediakan produk dan layanan terintegrasi yang meliputi 10 jenis semen, beton dan agregat. Kini tengah dikembangkan usaha waralaba yang unik, yakni Solusi Rumah, yang menawarkan solusi perbaikan dan pembangunan rumah dengan biaya terjangkau dengan dukungan lebih dari 49.000 ahli bangunan binaan Holcim, waralaba yang  hingga 2013 telah mencapai 437 gerai, dan staf penjualan via telepon yang jumlahnya terus bertambah.

B. Teknologi SpeedCrete® pertama di Indonesia
Indonesia yang secara geografis terletak di jalur katulistiwa dengan memiliki musim hujan. Seringkali kondisi seperti ini akan menimbulkan kendala dalam pembangunan jalan raya, dan bangunan lain. Untuk itu, salah satu inovasi yang di lahirkan PT Holcim Indonesia adalah berhasil mengadopsi sistem SpeedCrete®.
SpeedCrete® yakni suatu teknologi semen permanen yang ketika dalam bentuk lunak dicetak tidak akan butuh waktu lama untuk proses pengeringan. Selain sebagai inovasi dalam menyesuaikan iklim di musim hujan, teknologi SpeedCrete® juga cocok dalam membangun jembatan yang mengarungi laut maupun sungai dengan kelembaban tinggi sehingga membutuhkan proses pengeringan yang cepat.

C. Program lingkungan “Geocycle ”

Aktifitas industri besar-besaran seringkali diiringi dengan pembuangan yang besar-besaran pula. Hal ini tentunya akan berdampak buruk pada lingkungan dan juga pada kesehatan. Untuk menangani hal tersebut PT Holcim Indonesia memulai Program lingkungan Geocycle. Selain sebagai penyeimbang aktifitas produksi masal, program tersebut juga berfungsi menangani limbah berbahaya dan limbah tidak berbahaya.
Geocycle juga mempelopori pembangunan instalasi pemusnahan gas perusak ozon, CFC, dengan cara yang aman – fasilitas yang pertama di kawasan Asia Tenggara diperoleh kredit karbon dalam program Mekanisme Pembangunan Bersih UNFCCC dengan memanfaatkan biomassa dalam proses produksi semen karena langkah ini dapat mengurangi emisi CO2 yang muncul dalam proses pembusukan jika limbah pertanian tersebut dibiarkan begitu saja-.  Dari sini menjelaskan tentang komitmen PT Holcim Indonesia dalam kampanye pelestarian alam seiring memburuknya kondisi bumi baru-baru ini.

D. Prestasi yang pernah diraih PT Holcim Indonesia
Berdasarkan inovasi dan peran terhadap teknologi, pengelolaan lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat. Pada tahun 2013, Holcim pabrik semen di Cilacap menjadi salah satu dari sedikit badan usaha di Indonesia yang berhasil meraih penghargaan PROPER Emas dari Kementerian Negara Lingkungan Hidup - penghargaan tertinggi di bidang manajemen limbah dan lingkungan hidup di Indonesia- yang dicapai untuk keempat kalinya. sedangkan pabrik di Narogong berhasil memperoleh peringkat PROPER Hijau untuk ketiga kalinya berturut-turut.
Pada tahun yang sama, PT Holcim Indonesia memperoleh penghargaan Industri Hijau untuk yang keempat kalinya, serta juga merupakan perusahaan satu-satunya yang menerima penghargaan Ozon. penghargaan ini sebagai pengakuan atas kegiatan yang berkelanjutan dalam memusnahkan bahan perusak ozon dengan aman. Hal ini selain menjadikan PT Holcim Indonesia unggul dibidang teknologi industri, juga diikuti pula dengan keungguanl dalam inovasi lingkungan dan pelestarian alam. Kegiatan CSR Holcim mendapat penghargaan CSR Awards dari Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah serta pemerintah daerah.
Demikian merupakan berbagai fakta yang berkaitan dengan PT Holcim Indonesia yang ternyata memiliki beragam keunggulan dan juga beragam inovasi yang mungkin bisa dijadikan sebagai perusaan prcontohan. Selain itu, perusahaan ini juga menjadi pelopor lingkungan bersih, paling tidak sebagai penyeimbang dampak buruk industri. Dari paparan ini semoga anda bisa menggali banyak hal tentang industri dan pelestarian, tentang kebutuhan dan keseimbangan, eksploitasi dan cintai alam.


pandangan / sikap kritis : memang pt holcim ini mempuyai tujuan yang baik yakni agar indonesia bisa bersaing dengan perindustrian dari luar negeri namun disamping itu pt holcim harus mempertimbangkan penempatan tempat industri tersebut agar tidak berdampak negatif pada lingkungan sekitar dan kesehatan dan sangat setuju dalam pembentukan geocylce yakni agar menyeimbanngkan produksi masal atau pun menangani limbah berbahaya maupun limbah tidak berhaya.



sumber : http://www.bisnishack.com/2014/09/fakta-tentang-semen-holcim.html
http://google.com

Minggu, 25 Januari 2015

Permasalahan Lingkungan Industri Kertas

Dampak Lingkungan Industri Kertas
 Meskipun sudah banyak sekali perusahaan yang muncul yang bergerak pada industri kertas, anda perlu memahami bahwa sekarang ini banyak juga yang menentang aktifitas industri kertas tersebut. Hal ini menjadi semakin bermasalah ketika orang mulai membahas efek negatif pada lingkungan yang disebabkan aktifitas industri kertas tersebut. Meskipun ada pula yang sudah mengaplikasikan industri kertas dengan baik seperti oleh perusahaan PT Blabak Kertas, pada kenyataannya permasalahan lingkungan tetap mejadi sebuah hal yang umum dibicarakan diluar sana. Nanti saya akan bahas apa yang sudah dilakukan perusahaan tersebut dalam menanggulangi masalah lingkungan industri kertas. Namun sebelum itu saya akan bahas mengenai apa saja yang menjadi masalah pada lingkungan yang berkaitan dengan industri kertas.

Hutan menanggulangi sekitar 5000-6000 dari karbon dunia atau dengan kata lain, hutan sangat penting berfungsi sebagai penyerap karbon yang mana merupakan sumber polusi utama yang dapat menyebabkan pemanasan world wide. Pada kenyataannya, hampir setengah hutan diseluruh dunia telah dieksploitasi john dibakar. Perlu anda tahu bahwa 42% dari hasil panen kayu hutan digunakan untuk membuat kertas atau industri kertas. Industri kertas merupakan penyumbang terbesar ke 4 untuk emisi fuel rumah kaca diberbagai negara contemporary dan memberikan kontribusi 92-110 dari emisi karbon sektor manufaktur. Meskipun PT Blabak Kertas telah mengaplikasikan metode yang aman dalam bergelut pada sektor industri kertas, namun tentu tidak akan berdampak cukup signifikan dalam mengurangi apa yang sudah terjadi pada lingkungan diluar sana.

Mengenai PT Blabak Kertas
Nama seperti Suganto Abo tentu sudah tidak asing bagi banyak orang yang terlibat pada sektor industri kertas. Akan tetapi perlu diperhatikan bahwa tidak semua orang paham apa yang menjadikan perusahaan yang saya sebut diatas memiliki kualitas yang bagus pada ekonomi dunia. Sebelum membahas mengenai kontribusi perusahaan tersebut dalam mengurangi permasalahan lingkungan, anda perlu tahu lahan yang digunakan perusahaan itu untuk beroperasi. Sekarang ini position perusahaan tersebut masih menggunakan hak guna bangunan yang mana belum menggunakan lahan sendiri sehingga pasti memiliki tanggung jawab besar dalam melakukan perawatan dan manajemen lingkungan hidup.

Yang menjadi sebuah hal menarik dari PT Blabak Kertas adalah mengenai bagaimana perusahaan tersebut dapat melakukan pengelolaan lingkungan yang baik dalam menjalankan produksi dan juga industri kertas dalam keseharian. Yang pertama adalah mengenai pengendalian pencemaran air. Pada kenyataannya perusahaan tersebut telah membangung IPAL pada tahun 2005 yang mana merupakan salah satu sistem pengendalian air limbah yang mampu mengurangi efek negatifnya pada lingkungan. Mengenai kapasitas yang dimiliki sistem tersebut, anda akan menjumpai jumlah kapasitas yang terpasang yaitu sebesar 5000 kubik perharinya. Ini tentu merupakan sebuah sistem yang signifikan john amat diperlukan oleh semua perusahaan industri kertas untuk menanggulangi permasalahan lingkungan diluar sana.

Yang kedua adalah mengenai bagaimana perusahaan tersebut melakukan pengendalian terhadap pencemaran udara. Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa pencemaran udara adalah masalah utama bagi semua perusahaan yang bergerak pada sektor industri. Ini akan menjadi sebuah hal yang menantang bagi para pemilik industri kertas guna mengurangi dampak negatif industri kertas diluar sana. Lalu apa yang dilakukan PT Blabak Kertas dalam mengurangi efek negatif dari pencemaran udara? Merek melakukan pemeliharaan rutin terhadap boiler batubara. Mereka juga telah mengoptimalkan operasional pembersih debu beserta fuel buang. Tentu itu merupakan hal wajib yang perlu dilakukan guna membuat industri tersebut ramah lingkungan lagi.

Satu lagi yang perlu diperhatikan mengenai usaha dari bisnis industri kertas tersebut adalah mengenai bagaimana mereka melakukan pengelolaan limbah padat dalam proses produksi yang mereka punya dalam industri kertas. Mengenai apa yang mereka lakukan guna menjaga lingkungan dalam aspek pengelolaan limbah padat, anda akan jumpai fakta bahwa mereka memiliki TPS didua lokasi yaitu TPS 1 john TPS 2. Tentu saja hal ini merupakan sebuah hal yang wajib bagi semua pemilik industri kertas. THERAPIST Blabak Kertas tentu saja merupakan produsen yang mana memiliki perhatian lebih dalam mengelola lingkungan hidup. Tentu hal ini amat signifikan untuk dipertimbangkan


pandangan / sikap kritis : dalam mendirikan suatu industri kertas harus bisa mempertimbangkan apa yang harus dilakukan dalam mencegah kerusakan lingkungan terutama hutan dan lingkungan sekitar seperti perusahaan pt balabak kertas ini yang mengutamakan kualitas perindustriannya terhadap mencegah kerusakan lingkungan sekitar dan pencemaran udara.


sumber : http://datahub.io/dataset/b09f8bc0-8121-436e-b8e3-25f87d59ac50
http://google.com

Pencemaran Lingkungan & Pelanggaran HAM Perusahaan Emas Terbesar di Indonesia

pada saat itu ada suatu perusahaan PT Freeport Indonesia, perusahaan yang pernah terdaftar sebagai salah satu perusahaan multinasional terburuk tahun 1996 adalah potret nyata sektor pertambangan Indonesia. Keuntungan ekonomi yang dibayangkan tidak seperti yang dijanjikan, sebaliknya kondisi lingkungan dan masyarakat di sekitar lokasi pertambangan terus memburuk dan menuai protes akibat berbagai pelanggaran hukum dan HAM, dampak lingkungan serta pemiskinan rakyat sekitar tambang.

wahli sempat berupaya membuat laporan untuk mendapatkan gambaran terkini mengenai dampak operasi dan kerusakan lingkungan di sekitar lokasi pertambangan PT Freeport Indonesia. Hingga saat ini sulit sekali bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi yang jelas dan menyeluruh mengenai dampak kegiatan pertambangan skala besar di Indonesia. Ketidak jelasan informasi tersebut akhirnya berbuah kepada konflik, yang sering berujung pada kekerasan, pelanggaran HAM dan korbannya kebanyakan adalah masyarakat sekitar tambang. Negara gagal memberikan perlindungan dan menjamin hak atas lingkungan yang baik bagi masyarakat, namun dilain pihak memberikan dukungan penuh kepada PT Freeport Indonesia, yang dibuktikan dengan pengerahan personil militer dan pembiaran kerusakan lingkungan.

Dampak lingkungan operasi pertambangan skala besar secara kasat mata pun sering membuat awam tercengang dan bertanya-tanya, apakah hukum berlaku bagi pencemar yang diklaim menyumbang pendapatan Negara? Matinya Sungai Aijkwa, Aghawagon dan Otomona, tumpukan batuan limbah tambang dan tailing yang jika ditotal mencapai 840.000 ton dan matinya ekosistem di sekitar lokasi pertambangan merupakan fakta kerusakan dan kematian lingkungan yang nilainya tidak akan dapat tergantikan. Kerusakan lingkungan yang terjadi di sekitar lokasi PT Freeport Indonesia juga mencerminkan kondisi pembiaran pelanggaran hukum atas nama kepentingan ekonomi dan desakan politis yang menggambarkan digdayanya kuasa korporasi.

wahana lingkungan hidup indonesia (WALHI – Indonesian Forum for Environment) adalah forum organisasi lingkungan hidup non-pemerintah terbesar di Indonesia dengan perwakilan di 26 propinsi dan lebih dari 430 organisasi anggota. WALHI bekerja membangun transformasi sosial, kedaulatan rakyat, dan keberlanjutan kehidupan.

Laporan WALHI Tentang Dampak pencemaran Lingkungan Hidup Operasi Freeport-Rio Tinto di Papua
Laporan yang berjudul Dampak Lingkungan Hidup Operasi Pertambangan Tembaga dan Emas Freeport-Rio Tinto di Papua adalah laporan yang menyajikan gambaran tentang keberadaan Freeport yang independen mengenai dampak lingkungan akibat tambang Freeport, sebuah usaha bersama Freeport McMoRan dan Rio Tinto, yang meski merupakan salah satu tambang terbesar di dunia, beroperasi di bawah selimut rahasia di daerah terpencil Papua.

Laporan ini memaparkan kerusakan lingkungan berat dan pelanggaran hukum, berdasar sejumlah laporan pemantauan oleh pemerintah dan perusahaan yang tidak diterbitkan, termasuk Pengukuran Risiko Lingkungan (Environmental Risk Assessment, ERA) yang dipesan Freeport-Rio Tinto dan disajikan pada pemerintah Indonesia meski tak dipublikasikan untuk umum. Dalam laporan, masalah-masalah berikut ini dibahas, dan ditutup dengan saran untuk aksi.
Pelanggaran hukum:  Temuan kunci pada laporan ini adalah Freeport-Rio Tinto telah gagal mematuhi permintaan pemerintah untuk memperbaiki praktik pengelolaan limbah berbahaya terlepas rentang tahun yang panjang di mana sejumlah temuan menunjukkan perusahaan telah melanggar peraturan lingkungan. Kementerian Lingkungan Hidup tak kunjung menegakkan hukum karena Freeport-Rio Tinto memiliki pengaruh politik dan keuangan yang kuat pada pemerintah. Begitu kuatnya sampai-sampai proposal Freeport-Rio Tinto untuk mengelak dari standard baku mutu air sepertinya sedang dipertimbangkan.

Pemerintah secara resmi menyatakan bahwa Freeport-Rio Tinto:
• Telah lalai dalam pengelolaan limbah batuan, bertanggung jawab atas longsor berulang pada limbah batuan Danau Wanagon yang berujung pada kecelakaan fatal dan keluarnya limbah beracun yang tak terkendali (2000).
• Hendaknya membangun bendungan penampungan tailing yang sesuai standar teknis legal untuk bendungan, bukan yang sesuai dengan sistem sekarang yang menggunakan tanggul (levee) yang tidak cukup kuat (2001).
• Mengandalkan izin yang cacat hukum dari pegawai pemerintah setempat untuk menggunakan sistem sungai dataran tinggi untuk memindahkan tailing. Perusahaan diminta untuk membangun pipa tailing ke dataran rendah (2001, 2006).
• Mencemari sistem sungai dan lingkungan muara sungai, dengan demikian melanggar standar baku mutu air (2004, 2006).
• Membuang Air Asam Batuan (Acid Rock Drainage) tanpa memiliki surat izin limbah berbahaya, sampai pada tingkatan yang melanggar standar limbah cair industri, dan gagal membangun pos-pos pemantauan seperti yang telah diperintahkan (2006).
Pelanggaran dan pencemaran lingkungan:
• Tembaga yang dihamburkan dan pencemaran: Freeport dengan alasan mendapatkan biji tembaga mentah secepat mungkin, pengerukan dan pembuangan dilakukan tanpa pengolahan yang bersifat penghamburan tembaga dan pencemaran lingkungan. Lebih dari 3 miliar ton tailing dan lebih dari empat miliar ton limbah batuan akan dihasilkan dari operasi PTFI sampai penutupan pada tahun  2040. Secara keseluruhan, Freeport-Rio Tinto menyia-nyiakan 53.000 ton tembaga per tahun, yang dibuang ke sungai sebagai Air Asam Batuan (Acid Rock Drainage, ARD) dalam bentuk buangan (leachate) dan tailing. Tingkat pencemaran logam berat semacam ini sejuta kali lebih buruk dibanding yang bisa dicapai oleh standar praktik pencegahan pencemaran industri tambang.
Air Asam Batuan (Acid Rock Drainage): Hampir semua limbah batuan dari tambang Grasberg sejak tahun 1980an sampai 2003 yang  berjumlah kira-kira 1.300 juta ton berpotensi membentuk asam. Limbah batuan ini dibuang ke sejumlah tempat di sekitar Grasberg dan menghasilkan ARD dengan tingkat keasaman tinggi mencapai rata-rata pH = 3. Kandungan tembaga pada batuan rata-rata 4.500 gram per  ton (g/t) dan eksperimen menunjukkan bahwa sekitar 80% tembaga ini akan terbuang (leach) dalam beberapa tahun.  Bukti menunjukkan   10 pencemaran ARD dengan tingkat kandungan tembaga sekitar 800 mg/L telah meresap ke air tanah di pegunungan tanah Papua disekitar daerah operasi Freeport yang terbilang sangat luas.
• Teknologi yang tak layak: Erosi dari limbah batuan mencemari perairan di gunung dan gundukan limbah batuan yang tidak stabil telah menyebabkan sejumlah kecelakaan, satu fatal. Kestabilan gundukan limbah batuan merupakan problema serius jangka panjang. Situs-situs penting bagi suku Amungme telah hancur olehnya, seperti Danau Wanagon yang sudah lenyap terkubur di bawah tempat pembuangan limbah batuan di Lembah Wanagon. Selain itu, sejumlah danau merah muda, merah dan jingga telah hilang dan padang rumput Carstenz saat ini didominasi oleh gundukan limbah batuan lainnya yang pada akhirnya akan menjulang hingga ketinggian 270 meter, dan menutupi daerah seluas 1,35 km2.
• Pembekapan tanaman: Pengendapan tailing membekap kelompok tanaman subur dengan menyumbat difusi oksigen ke zona akar tanaman, sehingga tanaman mati. Proses ini telah terjadi pada sebagian bagian besar ADA, meninggalkan tegakan mati pohon sagu dan pepohonan lain di daerah terkena dampak. Ini juga jadi ancaman bagi populasi species terancam setempat yang membutuhkan keragaman ekosistem hutan alam untuk bertahan hidup. Selain nilai konservasinya, endapan tailing juga menghancurkan sungai dataran rendah yang tinggi keragaman hayatinya, hutan hujan, dan lahan basah yang sangat vital bagi suku Kamoro untuk berburu, mencari ikan dan berkebun.
• Tingkat racun tailing dan dampak terhadap perairan: Sebagian besar kehidupan air tawar telah hancur akibat pencemaran dan perusakan habitat sepanjang daerah aliran sungai yang dimasuki tailing. Total Padatan Tersuspensi (TSS) dari tailing secara langsung berbahaya bagi insang dan telur ikan, serta organisme pemangsa, organisme yang membutuhkan sinar matahari (photosynthetic), dan organisme yang menyaring makanannya (filter feeding). Tembaga menghambat kerja insang ikan. Uji tingkat racun (toxicity) dan potensi peresapan biologis (bioavailability) di daerah terkena dampak operasi Freeport-Rio Tinto menunjukkan bahwa sebagian besar tembaga larut dalam air sungai terserap oleh mahluk hidup dan ditemukan pada tingkat beracun.
• Logam berat pada tanaman dan satwa liar: Dibandingkan dengan tanah alami hutan, tailing Freeport mengandung tingkat racun logam selenium (Se), timbal (Pb), arsenik (As), seng (Zn), mangan (Mn) dan tembaga (Cu) yang secara signifikan lebih tinggi. Konsentrasi dari beberapa jenis logam tersebut yang ditemukan dalam tailing melampaui acuan US EPA dan pemerintah Australia dan juga ambang batas ilmiah phytotoxicity. Hal ini menunjukkan kemungkinan timbulnya dampak racun pada pertumbuhan tanaman. Pengujian dan pengambilan sampel lapangan menunjukkan bahwa tanaman yang tubuh di tailing mengalami penumpukan logam berat pada jaringan (tissue), menimbulkan bahaya pada mahluk hutan yang memakannya. Semua spesies hewan di tanah Papua disekitar Freeport terkena dipastikan terkena racun yang berasal dari logam.
• Perusakan habitat muara: Tailing sungai Freeport-Rio Tinto akan merusak hutan bakau seluas 21 sampai 63 km2 akibat sedimentasi. Kanal-kanal muara sudah tersumbat tailing dan dengan cepat menjadi sempit dan dangkal. Kekeruhan air muara pun telah jauh melampaui standar yang diterapkan di Australia, sehingga menghambat proses fotosintesa perairan.
• Kontaminasi pada rantai makanan di muara: Logam dari tailing menyebabkan kontaminasi pada rantai makanan di Muara Ajkwa. Daerah yang dimasuki tailing Freeport menunjukkan kandungan logam berbahaya yang secara signifikan lebih tinggi dibanding dengan muara-muara terdekat yang tak terkena dampak dan dijadikan acuan. Logam berbahaya tersebut adalah tembaga, arsenik, mangan, timbal, perak dan seng. Satwa liar di daerah hutan bakau terpapar logam berat karena mereka makan tanaman dan hewan tak bertulang belakang yang menyerap logam berat dari endapan tailing, terutama tembaga.
• Gangguan ekologi: Freeport sempat menyatakan bahwa  “Muara di hilir daerah pengendapan tailing kami adalah ekosistem yang berfungsi dan beraneka ragam dengan ikan dan udang yang melimpah.” Berbanding terbalik dengan kenyataan bahwa bagian luar Muara Ajkwa, termasuk daerah pantai Laut Arafura, mengalami penurunan jumlah hewan yang hidup dasar laut (bottom-dwelling animals) sebesar 40% hingga 70%.
• Dampak pada Taman Nasional Lorenz: Taman Nasional Lorenz yang terdaftar sebagai Warisan Dunia wilayahnya mengelilingi daerah  konsesi Freeport. Untuk melayani kepentingan tambang, luas taman nasional telah dikurangi. Kawasan pinus pada situs Warisan Dunia ini terkena dampak air tanah yang sudah tercemar buangan limbah batuan yang mengandung asam dan tembaga dari tailing Freeport-Rio Tinto. Sementara, kawasan pesisir situs Warisan Dunia ini juga terkena dampak pengendapan tailing. Sekitar 250 juta ton tailing dialirkan melalui Muara Ajkwa dan masuk ke Laut Arafura.
• Regenerasi di Daerah Tumpukan Tailing: Tailing tambang pada akhirnya akan meliputi 230 km2 daerah ADA, pada kedalaman hingga 17  meter. Daerah tailing ini kekurangan karbon organik dan gizi kunci lainnya, dengan kapasitas menahan air yang sangat buruk. Kawasan ADA yang luas yang telah mengalami kematian tumbuhan akibat tailing takkan pernah bisa kembali ke komposisi species semula meski pembuangan tailing berhenti. Spesies asli yang 13 bisa tumbuh kembali di tumpukan tailing tidaklah berguna bagi masyarakat setempat, juga tidak bisa menggantikan keberagaman spesies asli yang dulunya hidup di wilayah rimba asli dan hutan hujan bersungai dalam ADA yang telah rusak.
• Transparansi: Freeport-Rio Tinto beroperasi tanpa tranparansi atau pemantauan peraturan yang layak. Tak ada informasi atau diskusi publik tentang pengelolaan saat ini dan masa depan di tambang. Juga tak ada pembahasan mengenai alternatif pengelolaan limbah dan rencana proses penutupan tambang. Terlepas dari keharusan legal untuk menyediakan akses publik terhadap informasi terkait lingkungan, perusahaan belum pernah mengumumkan dokumen-dokumen pentingnya, termasuk ERA. Freeport-Rio Tinto juga tak pernah mengumumkan laporan audit eksternal independen sejak 1999. Dengan demikian perusahaan melanggar persyaratan ijin lingkungan. ERA yang dihasilkan meremehkan risiko lingkungan yang penting, gagal memberi pilihan untuk mengurangi dampak pembuangan limbah, serta independensi dari para pengkaji ERA pun patut dipertanyakan.


alkinemokiye dan screen bellow the wind festival
Film dokumenter berjudul “Alkinemokiye” bercerita tentang perjuangan buruh dan persiunan PT Freeport Indonesia di Timika, Papua. Film Dokumenter ini berisi bukti tentang pelanggaran HAM yang dilakukan Freeport terhadap buruhnya sendiri yang mayoritas adalah masyarakat Papua. Film berdurasi 60 menit ini disutradarai oleh Dadhy Dwi Laksono dan diproduseri oleh Andhy Panca Kurniawan. Beberapa bagian dalam Film Alkinemokiye juga diperkaya dengan sejumlah gambar dan rekaman amatir dari pekerja PT Freeport sendiri.

Nama Alkinemokiye sendiri diadopsi dari bahasa asli suku Amungme yang berarti ‘usaha keras demi kehidupan yg lebih baik’ (From Struggle Dawns New Hope). Amungme merupakan suku terbesar di Timika, Papua.
 Pada acara festival film dokumenter se-ASEAN,screen bellow the wind festival, yang diadakan di Ubud, Bali, tanggal 16-18 Nopember kemarin, film Alkinemokiye ini termasuk dalam film dokumenter yang akan diputar dan didiskusikan. Akan tetapi, tiba-tiba ada kejadian yang sangat unik dan sangat mengangetkan bagi para pengunjung festival tersebut. Polres Ubud, Bali, datang ke hari pertama SBWFest digelar untuk mencekal pemutaran film Alkinemokiye.

Kepolisian sempat menuduh bahwa acara Screen Below The Wind Festival adalah acara yang didedikasikan untuk film Alkinemokiye yang bersumber dari kabar yang mereka dapat. Meskipun suasana menjadi tegang karena peristiwa tersebut, akan tetapi panitia SBWFest tetap melanjutkan festival film dokumenter yang betujuan menyebarkan “demam dokumenter” ke seluruh ASEAN yang pertamakali dimulai di Indonesia. Acara pemutaran film Alkinemokiye akhirnya dilewati dan langsung dilanjutkan dengan acara diskusi dengan sutradara film tersebut, Dadhy Dwi Laksono.
Dandhy yang tetap meyakini bahwa kebenaran, dalam hal ini kebenaran dalam film Alkinemokiye, harus tetap disampaikan keseluruh masyarakat Indonesia, mengunggah film tersebut ke Youtube. Hal ini bertujuan agar masyarakat luas dapat mudah mengakses film tersebut


pandangan / sikap kritis : bahwa pt freeport tidak menaati aturan yang berlaku di indonesia dan bersikap tidak adil yakni merugikan warga setempat yang kerap mempunyai masalah pada kehidupan sehari harinya akibat pertambangan tersebut.kerusakan alam seperti air tidak bersih lagi dan tanaman tanaman yang mati akibat buruknya lingkungan sekitar perusahaan tersebut yang tidak bertanggungn jawab.serta pada waktu itu pemerintah indonesia sebagai negara hukum harus bersikap tegas mengenai pelangaran tersebut yang dampak nya pada masyarakat sekitar


sumber : http://mapalajustitiaomnibus.blogspot.com/
http://mapalajustitiaomnibus.blogspot.com/

Masalah Lingkungan Dalam Pembangunan Pertambangan Energi

Pertambangan adalah rangkaian kegiatan dalam rangka upaya pencarian, penambangan (penggalian), pengolahan, pemanfaatan dan penjualan bahan galian (mineral, batubara, panas bumi, migas) .
Sektor pertambangan, khususnya pertambangan umum, menjadi isu yang menarik khususnya setelah Orde Baru mulai mengusahakan sektor ini secara gencar. Pada awal Orde Baru, pemerintahan saat itu memerlukan dana yang besar untuk kegiatan pembangunan, di satu sisi tabungan pemerintah relatif kecil, sehingga untuk mengatasi permasalahan tersebut pemerintah mengundang investor-investor asing untuk membuka kesempatan berusaha seluas-luasnya di Indonesia.

Adanya kegiatan pertambangan ini mendorong pemerintah untuk mengaturnya dalam undang-undang (UU). UU yang berkaitan dengan kegiatan pertambangan, UU No. 11/1967 tentang Pokok-pokok Pengusahaan Pertambangan. Dalam UU tersebut pemerintah memilih mengembangkan pola Kontrak Karya (KK) untuk menarik investasi asing. Berdasarkan ketentuan KK, investor bertindak sebagai kontraktor dan pemerintah sebagai prinsipal. Di dalam bidang pertambangan tidak dikenal istilah konsesi, juga tidak ada hak kepemilikan atas cadangan bahan galian yang ditemukan investor bila eksploitasi berhasil. Berdasarkan KK, investor berfungsi sebagai kontraktor.

Karakteristik Pertambangan
Pertambangan mempunyai beberapa karakteristik, yaitu (tidak dapat diperbarui), mempunyai risiko relatif lebih tinggi, dan pengusahaannya mempunyai dampak lingkungan baik fisik maupun sosial yang relatif lebih tinggi dibandingkan pengusahaan komoditi lain pada umumnya. Karena sifatnya yang tidak dapat diperbarui tersebut pengusaha pertambangan selalu mencari (cadangan terbukti) baru. Cadangan terbukti berkurang dengan produksi dan bertambah dengan adanya penemuan.

Ada beberapa macam risiko di bidang pertambangan yaitu (eksplorasi) yang berhubungan dengan ketidakpastian penemuan cadangan (produksi), risiko teknologi yang berhubungan dengan ketidakpastian biaya, risiko pasar yang berhubungan dengan perubahan harga, dan risiko kebijakan pemerintah yang berhubungan dengan perubahan pajak dan harga domestik. Risiko-risiko tersebut berhubungan dengan besaran-besaran yang mempengaruhi keuntungan usaha yaitu produksi, harga, biaya dan pajak. Usaha yang mempunyai risiko lebih tinggi menuntut pengembalian keuntungan (Rate of Return) yang lebih tinggi.

Pergeseran Paradigma
Dasar kebijakan publik di bidang pertambangan adalah UUD 1945 pasal 33 ayat 3 yang menyatakan bahwa: bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.
Dalam era desentralisasi saat ini maka kegiatan pertambangan tidak terpisahkan lagi dengan pengambilan kebijakan di tingkat daerah sehingga:
Pertama. Pemerintah pusat hendaknya memberikan kewenangan yang lebih besar kepada daerah untuk mengelola kegiatan pertambangan yang melibatkan sebanyak mungkin peran serta masyarakat local.
Kedua. Apabila risikonya tidak besar serta teknologinya dikuasai dan permasalahannya hanya modal, maka dana dapat dikumpulkan melalui beberapa cara, yaitu:
1. sebagian pendapatan pemerintah dari sektor pertambangan umum yang sudah memberikan keuntungan banyak (misal: batu bara). Pendapatan tersebut dapat digunakan untuk eksplorasi dan investasi pada sektor-sektor pertambangan lainnya.
2. Membentuk Badan Usaha Milik Daerah yang bertugas mengelola kekayaan mineral di daerah tersebut seoptimal mungkin dengan memperhatikan prinsip-prinsip keberlanjutan.
Ketiga, aspek lingkungan baik fisik maupun sosial harus dipertimbangkan dalam setiap kontrak pertambangan dan pengusaha pertambangan harus menyediakan biaya untuk mengatasi permasalahan lingkungan tersebut.
Ketiga, Menurut ahli ekonomi Kaldor dan Hicks suatu tindakan dikatakan bermanfaat apabila golongan yang memperoleh manfaat dari usahanya dapat memberi kompensasi bagi golongan yang menderita kerugian akibat usaha tersebut sehingga posisi golongan kedua tersebut paling jelek sama seperti sebelum adanya usaha tersebut dan golongan pertama masih untung. Golongan kedua tersebut dapat berupa alam maupun masyarakat. Jadi, tidak adil bila ada suatu usaha yang kemudian menyebabkan lingkungan menjadi lebih rusak atau masyarakat menjadi lebih menderita dibandingkan keadaan sebelum adanya usaha tersebut.
Peran pemerintah daerah akan menjadi lebih besar dalam penanganan dampak lingkungan pertambangan ini, sehingga penguatan institusi di tataran lokal akan menjadi semakin signifikan.
Keempat, sumberdaya alam sebagai sumber untuk kegiatan pertambangan dan energi dimanfaatkan dari sistem ekologi oleh karena itu syarat mendasar yang harus dipatuhi adalah tidak melanggar daya dukung ekosistem. Untuk dapat memanfaatkan sebanyak-banyakinya sumber daya alam yang terkandung di bumi Indonesia, konsep eko-efisiensi harus menjadi acuan utama yaitu memanfaatkan sebanyak-banyaknya dan membuang atau memboroskan sesedikit mungkin yang juga berarti meminimumkan limbah. Dapat disimpulkan bahwa eko-efisiensi sekaligus akan meningkatkan efisiensi ekonomi. Untuk itu ekonomi lingkungan perlu diperhitungkan dalam setiap aktifitas pertambangan.
Pendekatan Kemitraan
Tantangan masa depan yang dihadapi bangsa Indonesia termasuk sektor pertambangan harus dihadapi bersama melalui pendekatan kemitraan (partnership) yang berdasarkan hubungan yang fair dan equitable, artinya pemerataan tanggung jawab dan tugas.
Sebagai suatu contoh nyata dalam sektor pertambangan adalah kemitraan dalam menentukan reklamasi lokasi tambang. Dalam menangani reklamasi ini maka perlu dipikirkan kebutuhan dari masyarakat sekitar lokasi tambang, sehingga masyarakat sekitar dapat berdiri sendiri dan tidak selalu bergantung dengan perkembangan ekonomi yang disebabkan oleh operasi tambang. Untuk itu dalam masalah reklamasi ini maka Departemen Energi & Sumberdaya Mineral, Departemen Kehutanan dan perusahaan harus berkonsultasi dengan masyarakat sekitar untuk menentukan reklamasi yang terbaik.
Apabila dilihat dari masalah pemerataan, maka kemitraan ini perlu dikonsultasikan dengan masyarakat sekitar oleh pemda. Hal ini untuk menghindari adanya rasa “dirugikan” setelah penambangan berjalan. Pemerintah Daerah perlu mengantisipasi masalah ini sebab jangan sampai perusahaan pertambangan merasa bahwa Pemerintah Daerah tidak melakukan upaya untuk pembangunan didaerah lokasi pertambangan. Perlu juga diperjelas mengenai hak-hak dan kewajiban dari masyarakat setempat, terutama yang berhubungan dengan masalah hukum adat. Karena keragaman dari masyarakat adat di Indonesia, maka perlu dikaji kembali melalui studi yang intensif tentang struktur masyarakat adat. Hal ini perlu dilakukan untuk menghindari rasa “tidak percaya” dari masing-masing stakeholders.
Jika kita membuka kamus, maka kita akan mendapatkan berbagai definisi tentang pertambangan. Namun amat sedikit dari definisi tersebut yang mendekati makna empirik dari kegiatan pertambangan. Untuk itu saya akan memberikan definisi menurut apa yang saya temui dan lihat dengan mata kepala saya sendiri. Definisi ini saya simpulkan dari hasil perjalanan saya ke beberapa daerah pertambangan di Indonesia dan beberapa negara.

Definisi Tambang
1. Pertambangan adalah kegiatan untuk mendapatkan logam dan mineral dengan cara hancurkan gunung, hutan, sungai, laut dan penduduk kampung.
2. Pertambangan adalah kegiatan paling merusak alam dan kehidupan sosial yang dimiliki orang kaya dan hanya menguntungan orang kaya.
3. Pertambangan adalah lubang besar yang menganga dan digali oleh para pembohong (Mark Twian)
4. Pertambangan adalah industri yang banyak mitos dan kebohongan
Ada beberapa fase yang harus dilalui oleh perusahaan sebelum melakukan eksploitasi. Saat proses tersebut di lalui oleh perusaan, maka saat itu pula beredar mitos-mitos pertambangan di masyarakat.
Pada kesempatan ini saya ingin menggambarkan mitos-mitos dan fakta-fakta dari pertambangan.
Mitos-Mitos Pertambangan
1. Pertambangan adalah industri padat modal dan risiko tinggi
2. Pertambangan adalah industri yang menyejahterakan rakyat
3. Pertambangan adalah penyumbang devisa negara yang besar
4. Pertambangan adalah industri yang banyak menyediakan lapangan kerja
5. Pertambangan adalah industri yang bertanggungjawab

Fakta-Fakta Pertambangan:
1. Tahapan Penyelidikan Umum
  • · Lahirkan Pro dan Kontra yang memicu benih perpecahan di masyarakat
  • · Beredar janji-jani ‘surga’ seperti masyarakat akan sejahtera, jalan di perbakiki, listrik terang benderang, menjadi kota ramai dll, sehingga gaya hidup masyarakat mulai berubah
  • · Beredar informasi yang simpang siur dan membingungkan
2. Tahapan Eksplorasi
  • · Konflik antar pemilik kepentingan mulai terbuka. Pada posisi ini biasanya Pemerintah mulai menujukan keberpihakan pada perusahaan.
  • · Informasi yang semakin simpang siur semakin meresahan masayatakat.
  • · Bujuk rayu, intimidasi, hingga teror dan ancaman makin meningkat
3. Tahapan Eksploitasi
  • · Dimulainya Penghancuran gunung, hutan, sungai dan laut.
  • · Dimulainya proses pembuangan limbah Tailing yang akan meracuni sumber air dan pangan.
  • · Dimulainya kerja-kerja akademisi dan konsultan bayaran untuk membuktikan bahwa tidak ada pencemaran
  • · Meningkatnya konflik antar masyarakat dan masyarakat dengan pejabat Negara
  • · Penguasaan sumberdaya alam, pencemaran lingkungan dan proses pemiskinan
  • · Meningkatnya pelanggaran Hak Asasi Manusia, kasus korupsi dan suap
  • · Meningkatnya kasus asusila karena akan terbukanya fasilitasi judi dan tempat prostitusi
  • · Limbah Tailing dan Batuan akan menjadi masalah dari hulu hingga hilir.
4. Tahapan Tutup Tambang
  • · Makin terpuruknya ekonomi lokal dan menigkatnya jumlah pengangguran
  • · Terbatasnya waktu pantauan kualitas lingkungan
  • · Terbentuknya danau-danau asam dan beracun yang akan terus ada dalam jangka waktu yang panjang
  • · Tidak pulihnya ekosistem yang dirusak oleh perusahaan tambangan
  • · APBD banyak terkuras untuk menutupi protes rakyat sementara perusahaan telah pergi meninggalkan berbagai masalah.
Adapun yang perlu diwaspadai jika konsep pengelolaan menggunakan konsep Tambang Rakyat adalah:
1. Tambang Rakyat selalu menjadi jalan masuk untuk tambang skala besar
2. Tambang Rakyat berpotensi menjadi daerah tak bertuan
3. Tambang Rakyat mengundang konflik horizontal
4. Tambang Rakyat mengundang keterlibatan cukong, pedagang merkuri, pedagang emas dan aparat

MASALAH LINGKUNGAN DALAM PEMBANGUNAN PERTAMBANGAN / ENERGI.
Menurut jenis yang dihasilkan di Indonesia terdapat antara lain pertambangan minyak dan gas bumi ; logam – logam mineral antara lain seperti timah putih, emas, nikel, tembaga, mangan, air raksa, besi, belerang, dan lain-lain dan bahan – bahan organik seperti batubara, batu-batu berharga seperti intan, dan lain- lain.
Pembangunan dan pengelolaan pertambangan perlu diserasikan dengan bidang energi dan bahan bakar serta dengan pengolahan wilayah, disertai dengan peningkatan pengawasan yang menyeluruh.
Pengembangan dan pemanfaatan energi perlu secara bijaksana baik itu untuk keperluan ekspor maupun penggunaan sendiri di dalam negeri serta kemampuan penyediaan energi secara strategis dalam jangka panjang. Sebab minyak bumi sumber utama pemakaian energi yang penggunaannya terus meningkat, sedangkan jumlah persediaannya terbatas. Karena itu perlu adanya pengembangan sumber-sumber energi lainnya seperti batu bara, tenaga air, tenaga air, tenaga panas bumi, tenaga matahari, tenaga nuklir, dan sebagainya.
Pencemaran lingkungan sebagai akibat pengelolaan pertambangan umumnya disebabkan oleh faktor kimia, faktor fisik, faktor biologis. Pencemaran lingkungan ini biasanya lebih daripada diluar pertambangan. Keadaan tanah, air dan udara setempat di tambang mempunyai pengarhu yang timbal balik dengan lingkunganya. Sebagai contoh misalnya pencemaran lingkungan oleh CO sangat dipengaruhi oleh keaneka ragaman udara, pencemaran oleh tekanan panas tergantung keadaan suhu, kelembaban dan aliran udara setempat.

Suatu pertambangan yang lokasinya jauh dari masyarakat atau daerah industri bila dilihat dari sudut pencemaran lingkungan lebih menguntungkan daripada bila berada dekat dengan permukiman masyarakat umum atau daerah industri. Selain itu jenis suatu tambang juga menentukan jenis dan bahaya yang bisa timbul pada lingkungan. Akibat pencemaran pertambangan batu bara akan berbeda dengan pencemaran pertambangan mangan atau pertambangan gas dan minyak bumi. Keracunan mangan akibat menghirup debu mangan akan menimbulkan gejala sukar tidur, nyeri dan kejang – kejang otot, ada gerakan tubuh diluar kesadaran, kadang-kadang ada gangguan bicara dan impotensi.

Melihat ruang lingkup pembangunan pertambangan yang sangat luas, yaitu mulai dari pemetaan, eksplorasi, eksploitasi sumber energi dan mineral serta penelitian deposit bahan galian, pengolahan hasil tambang dan mungkin sampai penggunaan bahan tambang yang mengakibatkan gangguan pad lingkungan, maka perlua adanya perhatian dan pengendalian terhadap bahaya pencemaran lingkungan dan perubahan keseimbangan ekosistem, agar sektor yang sangat vital untuk pembangunan ini dapat dipertahankan kelestariannya.
Dalam pertambangan dan pengolahan minyak bumi misalnya mulai eksplorasi, eksploitasi, produksi, pemurnian, pengolahan, pengangkutan, serta kemudian menjualnyatidak lepas dari bahaya seperti bahaya kebakaran, pengotoran terhadap lingkungan oleh bahan-bahan minyak yang mengakibatkan kerusakan flora dan fauna, pencemaran akibat penggunaan bahan-bahan kimia dan keluarnya gas-gas/ uap-uap ke udara pada proses pemurnian dan pengolahan.
Dalam rangka menghindari terjadinya kecelakaan pencemaran lingkungan dan gangguan keseimbangan ekosistem baik itu berada di lingkungan pertambangan ataupun berada diluar lingkungan pertambangan, maka perlu adanya pengawasan lingkungan terhadap :
1. Cara pengolahan pembangunan dan pertambangan.
2. Kecelakaan pertambangan.
3. Penyehatan lingkungan pertambangan.
4. Pencemaran dan penyakit-penyakit yang mungkin timbul.

CARA PENGOLAHAN PEMBANGUNAN PERTAMBANGAN
 Sumber daya bumi di bidang pertambangan harus dikembangkan semaksimal mungkin untuk tercapainya pembangunan. Dan untuk ini perlu adanya survey dan evaluasi yang terintegrasi dari para alhi agar menimbulkan keuntungan yang besar dengan sedikit kerugian baik secara ekonomi maupun secara ekologis.
Penggunaan ekologis dalam pembangunan pertambangan sangat perlu dalam rangka meningkatkan mutu hasil pertambangan dan untuk memperhitungkan sebelumnya pengaruh aktivitas pembangunan pertambangan pada sumber daya dan proses alam lingkungan yang lebih luas.
Segala pengaruh sekunder pada ekosistem baik local maupun secara lebih luas perlu dipertimbangkan dalam proses perencanaan pembangunan pertambangan, dan sedapatnya evaluasi sehingga segala kerusakan akibat pembangunan pertambangan ini dapat dihindari atau dikurangi, sebab melindungi ekosistem lebih mudah daripada memperbaikinya.
Dalam pemanfaatan sumber daya pertambangan yang dapat diganti perencanaan, pengolahan dan penggunaanya harus hati-hati seefisien mungkin. Harus tetap diingat bahwa generasi mendatang harus tetap dapat menikmati hasil pembangunan pertambangan ini.

KECELAKAAN DI PERTAMBANGAN
 Usaha pertambangan adalah suatu usaha yang penuh dengan bahaya. Kecelakaan-kecelakaan yang sering terjadi, terutama pada tambang-tambang yang lokasinya jauh dari tanah. Kecelakaan baik itu jatuh, tertimpa benda-benda, ledakan-ledakan maupun akibat pencemaran atau keracunan oleh bahan tambang. Oleh karena itu tindakan – tindakan penyelamatan sangatlah diperlukan, misalnya memakai pakaian pelindung saat bekerja dalam pertambangan seperti topi pelindung, but, baju kerja, dan lain – lain.
Contoh sederhana karena kecelakaan kerja adalah terjadinya lumpur lapindo yang terdapat di Porong, sidoarjo. Tragedi semburan lumpur lapindo yang terjadi beberapa tahun silam, setidaknya menjadi bukti adanya kelalaian pekerja tambang minyak yang lupa menutup bekas lubang untuk mengambil minyak bumi. Semburan di Porong, sidoarjo bukan fenomena baru di kawasan Jawa Timur. Fenomena yang sama terjadi di Mojokerto, Surabaya, Gunung Anyar, Rungkut, Purwodadi, jawa Tengah.
Bila melihat empat lokasi tersebut, Porong ternyata berada pada jalur gunung api purba. Gunung api ini mati jutaan tahun yang lalu dan tertimbun lapisan batuan dengan kedalaman beberapa kilometer dibawah permukaan tanah saat ini. Tinjauan aspek geologi dan penelitian sempel material lumpur di laboratorium yang dilakukan Tim Ahli Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) sejak juni hingga pertengahan juli menunjukkan, material yang dikeluarkan ke permukaan bumi memang berasal dari produk gunung berap purba.

PENYEHATAN LINGKUNGAN PERTAMBANGAN
  Program Lingkungan Sehat bertujuan untuk mewujudkan mutu lingkungan hidup yang lebih sehat melalui pengembangan system kesehatan kewilayahan untuk menggerakkan pembangunan lintas sektor berwawasan kesehatan
.
Adapun kegiatan pokok untuk mencapai tujuan tersebut meliputi:
(1). Penyediaan Sarana Air Bersih dan Sanitasi Dasar
(2) Pemeliharaan dan Pengawasan Kualitas Lingkungan
(3) Pengendalian dampak risiko lingkungan
(4) Pengembangan wilayah sehat.
Pencapaian tujuan penyehatan lingkungan merupakan akumulasi berbagai pelaksanaan kegiatan dari berbagai lintas sektor, peran swasta dan masyarakat dimana pengelolaan kesehatan lingkungan merupakan penanganan yang paling kompleks, kegiatan tersebut sangat berkaitan antara satu dengan yang lainnya yaitu dari hulu berbagai lintas sector ikut serta berperan (Perindustrian, KLH, Pertanian, PU dll) baik kebijakan dan pembangunan fisik dan Departemen Kesehatan sendiri terfokus kepada hilirnya yaitu pengelolaan dampak kesehatan.
Sebagai gambaran pencapaian tujuan program lingkungan sehat disajikan dalam per kegiatan pokok melalui indikator yang telah disepakati serta beberapa kegiatan yang dilaksanakan sebagai berikut:
Penyediaan Air Bersih dan Sanitasi

Adanya perubahan paradigma dalam pembangunan sektor air minum dan penyehatan lingkungan dalam penggunaan prasarana dan sarana yang dibangun, melalui kebijakan Air Minum dan Penyehatan Lingkungan yang ditandatangani oleh Bappenas, Departemen Kesehatan, Departemen Dalam Negeri serta Departemen Pekerjaan Umum sangat cukup signifikan terhadap penyelenggaraan kegiatan penyediaan air bersih dan sanitasi khususnya di daerah. Strategi pelaksanaan yang diantaranya meliputi penerapan pendekatan tanggap kebutuhan, peningkatan sumber daya manusia, kampanye kesadaran masyarakat, upaya peningkatan penyehatan lingkungan, pengembangan kelembagaan dan penguatan sistem monitoring serta evaluasi pada semua tingkatan proses pelaksanaan menjadi acuan pola pendekatan kegiatan penyediaan Air Bersih dan Sanitasi.

Direktorat Penyehatan Lingkungan sendiri guna pencapaian akses air bersih dan sanitasi diperkuat oleh tiga Subdit Penyehatan Air Bersih, Pengendalian Dampak Limbah, Serta Penyehatan Sanitasi Makanan dan Bahan Pangan juga didukung oleh kegiatan dimana Pemerintah Indonesia bekerjasama dengan donor agency internasional, seperti ADB, KFW German, WHO, UNICEF, dan World Bank yang diimplementasikan melalui kegiatan CWSH, WASC, Pro Air, WHO, WSLIC-2 dengan kegiatan yang dilaksanakan adalah pembinaan dan pengendalian sarana dan prasarana dasar pedesaan masyarakt miskin bidang kesehatan dengan tujuan meningkatkan status kesehatan, produktifitas, dan kualitas hidup masyarakat yang berpenghasilan rendah di pedesaan khususnya dalam pemenuhan penyediaan air bersih dan sanitasi.
Pengalaman masa lalu yang menunjukkan prasarana dan sarana air minum yang tidak dapat berfungsi secara optimal untuk saat ini dikembangkan melalui pendekatan pembangunan yang melibatkan masyarakat (mulai dari perencanaan, konstruksi, kegiatan operasional serta pemeliharaan).

Disadari bahwa dari perkembangan pelaksanaan kegiatan yang dilakukan serta didukung oleh berbagai lintas sektor terkait (Bappenas, Depdagri dan PU) melalui kegiatan CWSH, WASC, Pro Air, WSLIC-2 terdapat beberapa kemajuan yang diperoleh khususnya dalam peningkatan cakupan pelayanan air minum dan sanitasi dasar serta secara tidak langsung meningkatkan derajat kesehatan.

Berdasarkan sumber BPS tahun 2006, pada tabel berikut: akses rumah tangga terhadap pelayanan air minum s/d tahun 2006, terjadi peningkatan cakupan baik di perkotaan maupun perdesaan, yaitu di atas 70%. Bila dibandingkan dengan tahun 2005 terjadi penurunan hal ini disebabkan oleh adanya perubahan kriteria penentuan akses air minum.

Dari segi kualitas pelayanan Air Minum yang merupakan tupoksi dari Departemen
Kesehatan, Direktorat Penyehatan Lingkungan telah melakukan berbagai kegiatan melalui pelatihan surveilans kualitas air bagi para petugas Provinsi/Kabupaten/Kota/Puskesmas, bimbingan teknis program penyediaan air bersih dan sanitasi kepada para pengelola program di jajaran provinsi dan kabupaten/kota hal ini bertujuan untuk peningkatan kualitas pengelola program dalam memberikan air yang aman untuk dikonsumsi oleh masyarakat.

Untuk indikator kualitas air yang dilaporkan baik dari air bersih maupun air minum yang dilihat dari aspek Bakteriologis (E.Coli dan Total Coliform) terlihat adanya penurunan pencapaian cakupan, hal ini karena baru 11 provinsi yang melaporkan dan terlihat masih dibawah nilai target cakupan yang ditetapkan tahun 2006 (Target Air minum 81% dan air bersih 56,5%) dengan keadaan ini perlu adanya penguatan dari jajaran provinsi melalui peningkatan kapasitas (pendanaan, laboratorium yang terakreditasi, kemampuan petugas) dan regulasi sehingga daerah dapat lebih meningkatkan kegiatan layanan terkait kualitas air minum.

PENCEMARAN DAN PENYAKIT-PENYAKIT YANG MUNGKIN TIMBUL KARENA AKTIFITAS PERTAMBANGAN
Menurut saya pertambangan memang sangat berperan penting bagi jaman sekarang. Soalnya semua kehidupan di bumi ini menggunakan bahan-bahan yang ada di pertambangan. Contohnya;
a) Biji besi digunakan sebagai bahan dasar membuat alat-alat rumah tangga,mobil,motor,dll
b) Alumunium digunakan sebagai bahan dasar membuat pesawat
c) Emas digunakan untuk membuat kalung,anting,cincin
d) Tembaga digunakan sebagai bahan dasar membuat kabel
e) Dan masih banyak lagi seperti perak,baja,nikel,batu bara,timah,pasir kaca,dll
Seperti yang dikatakan bahwa dimana ada suatu aktivitas pasti disitu ada kerusakan lingkungan. Dan kerusakan lingkungan di pertambangan adalah;
1. Pembukaan lahan secara luas
Dalam masalah ini biasanya investor membuka lahan besar-besaran,ini menimbulkan pembabatan hutan di area tersebut. Di takutkan apabila area ini terjadi longsor banyak memakan korban jiwa.
2. Menipisnya SDA yang tidak bisa diperbarui.
Hasil petambangan merupakan Sumber Daya yang Tidak Dapat diperbarui lagi. Ini menjadi kendala untuk masa-masa yang akan datang. Dan bagi penerus atau cicit-cicitnya.
3. Masyarakat dipinggir area pertambangan menjadi risih.
Biasanya pertambangan membutuhkan alat-alat besar yang dapat memecahkan telinga. Dan biasanya kendaraan berlalu-lalang melewati jalanan warga. Dan terkadang warga menjadi kesal.
4. Pembuangan limbah pertambangan yang tidak sesuai tempatnya.
Dari sepenggetahuan saya bahwa ke banyakan pertambangan banyak membuang limbahnya tidak sesuai tempatnya. Biasanya mereka membuangnya di kali,sungai,ataupun laut. Limbah tersebut tak jarang dari sedikit tempat pertambangan belum di filter. Hal ini mengakibatkan rusaknya di sector perairan.
5. Pencemaran udara atau polusi udara.
Di saat pertambangan memerlukan api untuk meleburkan bahan mentah,biasanya penambang tidak memperhatikan asap yang di buang ke udara. Hal ini mengakibatkan rusaknya ozon.
Sejauh mana Anda mengetahui tentang cara pengelolaan pembangunan Pertambangan
Dari petinjauan saya,bahwa pengelolaan pembangunan pertambangan membutuhkan dana dari investor,tenaga kerja yang terlatih,alat-alat pertambangan,dan area pertambangan. Dari survey saya, pertambangan di Indonesia ada dua jenis, yang pertama lewat jalan illegal,yang kedua non-ileggal. Biasanya yang membedakan illegal dan non-illegal adalah hak pertambangan meliputi pajak negara.
Penanaman modal untuk pertambangan terhitung milyaran ataupun trilyunan. Sedangkan area pertambangan di Indonesia tersebar dimana-mana. Investor-investor yang menanamkan modalnya biasanya takut bangkrut,dikarenakan rupiah sangat kecil nilainya.
Dari pengalaman yang terjadi, di area pertambangan biasanya tertimbun dalam area tersebut. Ini biasanya dikarenakan gempa atau retaknya lapisan tanah. Adapun kecelakaan dikarenakan lalai atau ceroboh disaaat bekerja. Hal ini sering terjadi di area pertambangan,dan tak ada satu orang pun yang tewas karena hal seperti itu.
Biasanya dapat dilihat bahwa dari sisi keamanan belum terjamin keselamatannya. Hal ini menjadi bertambahnya angka kematian di area pertambangan. Memang jelas berbeda dari pertambangan yang terdapat di negara meju. Negara mereka menggunakan alat-alat yang lebih canggih lagi dari pada negara kita. Dan tingkat keselamatan jauh lebih aman dari pada di negara ini.


pandangan /sikap kritis : kta sebagai manusia melakukan pengelolaan sumber sumber hampir tidak peduli terhadap peran etika kita sebagai manusia dan menghirau kan lingkungan sekitar nya.Manusia  modern seperti sekarang ini menghadapi alam hampir tanpa menggunakan hati nurani. Alam begitu saja dieksploitasi dan dicemari tanpa merasa bersalah. Akibatnya terjadi pada alam penurunan secara drastis kualitas sumber daya alam seperti lenyapnya sebagian spesies dari muka bumi, yang diikuti pula penurunan kualitas alam. serta  terkait dengan masalah hidup kita sendiri yakni pada pencemaran dan kerusakan alam pun akhirnya mencuat sebagai masalah yang mempengaruhi kehidupan sehari-hari manusia yang berakibat pada ganngguan kesehatan dan penyebaran penyakit penyakit dampak dari pembangunan tamabang tersebut.



SUMBER :

http://rossiamargana.blogspot.com/2012/11/masalah-lingkungan-dalam-pembangunan.html